Nihlah, Mahar, dan Pemberian

customisingzakatandcharityfunds-php_gold-coins-islamicvoice-comMAHAR = NIHLAH = NAHL

Di dalam QS al-Nisa: 4 yang artinya berbunyi, ”dan berikanlah mahar pada wanita –yang kamu nikahi- sebagai pemberian yang penuh kerelaan”.

Al-Qur`an menggunakan istilah nihlah untuk menunjukkan makna mahar. Di samping diartikan sebagai kewajiban, ia juga diartikan dengan kebaikan hati (seakar dengan kata an-nahl=lebah). Hal ini dikarenakan bahwasanya nihlah secara bahasa adalah pemberian tanpa minta pengganti, sebagaimana halnya seorang bapak memberikan sejumlah harta pada istri dan anaknya berdasarkan kasih sayang, bukan untuk mendapatkan ganti rugi. Dengan demikian, Allah memerintahkan suami untuk memberikan mahar terhadap istrinya tanpa menuntut ganti rugi atau imbalan sebagai wujud cinta dan penghormatan, apalagi diikuti dengan perdebatan, karena sesuatu yang dituntut atas dasar permusuhan, bukanlah disebut dengan nihlah.

Karena seakar dengan kata an-nahl=Lebah, maka sebagaimana lebah, ia mencari makanan dari sumber2 yang bersih, dari bunga2 yang segar, dengan cara2 yang baik tanpa tercampuri harta2 yg syubhat apalagi yg haram ..

seorang istri yang solehah bila suaminya hendak keluar rumah ia mewasiatkan satu wasiat kepadanya. Apakah itu?? Ia berkata pada suaminya: “Hati-hatilah engkau wahai suamiku dari penghasilan yang haram, karena kami bisa bersabar dari rasa lapar namun kami tidak bisa bersabar dari api neraka”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s