Praktek Pengenalan Ekosistem Hutan

perjalanan itu

Perjalanan selalu memberikan sebuah
pengalaman dan pengetahuan yang baru. Tapi tidak sedikit orang mau mengambil
pelajaran dari setiap perjalanan yang ia lalui. Bersikap bijaksana dari
perjalanan yang telah dilalui yakni dengan mengambil ibroh dari pengalaman baru
yang ia temui.

Perjalanan ini merupakan perjalan yang
sangat luar biasa dari perjalanan sebelumnya yang pernah dilalui. Sebuah
perjalanan dalam menggali dan mengenali ilmu-ilmu Allah yang tertulis di alam
semesta. Mengenali karya-karya-Nya yang begitu sempurna.

Perjalanan ini dilakukan pada tanggal 24
Juli s.d 2 Agustus 2008. Sebuah
perjalanan dalam mengenali beberapa tipe ekosistem hutan yang berada di
Indonesia. Seperti yang disebutkan oleh Direktur Jenderal Kehutanan Indonesia,
bahwa indonesia terbagi ke dalam 2 bentuk faktor yang membentuk tipe-tipe
hutan. Pertama hutan yang
dipengaruhi oleh faktor edafis (tanah sebagai tempat hidup) dan kedua hutan
yang dipengaruhi faktor iklim. Beberapa tipe hutan yang dipengaruhi oleh faktor
edafis yang saat itu saya temui adalah hutan mangrove dan hutan pantai. Sedangkan hutan yang dipengaruhi oleh
faktor iklim diantaranya adalah hutan dataran rendah dan hutan pegunungan.

Beragam ciptaan Allah Sang Maha Pencipta saya
temui. Mulai dari flora, fauna dan juga lingkungan yang begitu indahnya.
Indonesia dengan letak geografis yang dilalui oleh garis khatulistiwa menjadikan
indonesia memiliki berjuta-juta spesies di dalamnya. Dari jenis flora yang saya
temui sangat beragam. Dari jenis tumbuhan bawah (herbal dsb), epifit, liana,
pandan, palem dan juga pepohonan dengan keanekaragamanannya sesuai dengan
habitatnya masing-masing. Satwa liar yang turut berkolaborasi dan berkerjasama
dalam membentuk sebuah ekosistem di alam, memberikan pesona yang khas pada
tipe-tipe hutan tertentu. Pohon Bruguiera spp
dengan ciri khras akar tunjang, Avicennia
spp dengan akar pasaknya dan pohon-pohon lain yang berada di hutan Mangrove.
Palahlar di hutan dataran rendah, dengan strata tajuk tipe A menjadikan
palahlar sebagai pohon yang dominan di daerah tersebut. Dan berpuluh-puluh
jenis lainnya pada tipe-tipe hutan tertentu.

Tak kalah dari fenis fauna yang begitu
bermacam-macam. Jenis burung dengan kicauan merdunya saling membaur menciptakan
irama nan merdu. Surili dengan keluarganya yang bermain di pepohonan. Kera jawa
di leuweung Sancang, lutung di samping air payau, dan beratus-ratus kelelawar
yang berterbangan keluar gua pada sore hari dan kembali di pagi hari.

Pesona sun set di pantai selatan memberikan
gambaran laut yang indah. Di tambah deburan ombak yang memecah lautan,
menggambarkan sebuah keberanian dan kejayaan alam Indonesia yang begitu
memukau.

Oh alam ini begitu indah jiga tetap lestari..

Dari begitu banyak macam ciptaan Allah
pasti memiliki manfaat untuk kesejahteraan
manusia. Tinggal kita lah manusia sebagai khalifah di muka bumi harus dapat
menjaga dan melestarikan nikmat dan karunia yang telah Allah berikan. ”maka
nikmat Tuhan mu yang mana lagi yang akan kamu dustakan?”

Lingkungan merupakan sebagian kecil yang harus
kita jaga. Yang lebih penting dalam hidup ini adalah melaksanakan segala
sesuatu belandaskan Al Qur’an dan As Sunnah. Kita mempelajarinya, mengamalkan,
dan mengajarkannya. ”maka bacakanlah walau satu ayat. Karena belum tentu yang membacakan
lebih paham dari orang yang dibacakan”..

Suatu seruan yang bijaksana…

Bergerak dan raih cinta-Nya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s